IUUKP, Jelas Beda!!

Just another window of Uda Uni

Dody: Semangat Berani Beda Agustus 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 4:20 am

Pekan lalu, Ikatan Uda Uni Kota Padang (IUUKP) berganti kepengurusan. Tak ubahnya dengan pemilihan kepala daerah yang lagi banjir calon pemimpin muda, IUUKP pun kini dipimpin oleh generasi muda. Muda, bersemangat serta berkepribadian kuat, itulah sosok ketua baru IUUKP.

Akhmad Dody Setiawan, atau yang akrab disapa Dodi kini resmi menjadi Ketua IUUKP yang baru. Dalam soal pariwisata, mahasiswa Akuntansi Unand angkatan 2004 itu kini kian getol berkreativitas demi menjadikan IUUKP sebuah organisasi yang tidak saja berperan penting terhadap peningkatan kepariwisataan Sumbar, tapi juga sebuah organisasi yang nantinya mampu bernilai guna bagi masyarakat luas. “Jargon “Jelas Beda!!” selama ini akan terus kita pertahankan sekaligus mengukuhkan eksistensi di tengah masyarakat,” kata Uda Runner Up II, 2006 itu.

Ya, itulah semangat yang ingin terus ditingkatkan putra pasangan Apriwal Gusti, dosen Fakultas Hukum Unand dan Machdaerni, Bidan RSUP M.Djamil Padang itu.
“Sumbar memiliki aset wisata yang sangat potensial, hanya saja sejauh ini masih terkendala promosi dan minimnya pemeliharaan serta rendahnya kepedulian dari masyarakat sendiri,” ujarnya. Dodi yang pernah menduduki posisi Eksternal Relationship Manager of AIESEC Local Committee Andalas University itu juga menginginkan IUUKP sebagai organisasi pendukung seluruh program pariwisata, dari pemerintah maupun swasta.

Mantan aktivis OSIS tersebut kini tidak saja berkutat dengan perkuliahan, ia telah menjajal banyak organisasi. Saat ini pun ia aktif sebagai Region Coordinator Ariwiguna Assosiates untuk wilayah Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau. Sempat ngeband dan menjadi penyiar radio mematangkan pengalaman hidup seorang Akhmad Dody Setiawan.

Usai kuliah nanti, cowok kelahiran 30 Oktober 22 tahun silam itu, ingin menjadi businessman, ya mengingat konsentrasi pendidikan yang ia tempuh. Namun sebagai sosok yang juga berkecimpung di dunia kepariwisataan, Dodi ingin menciptakan suatu usaha yang selain mendatangkan keuntungan secara pribadi namun juga berfaedah bagi daerah dan tentunya mengandung nilai sosial. Karena menurutnya suatu hal kecil bisa menjadi spekatakulaer jika dimanage dengan baik dan tentunya dijalankan oleh orang yang kompeten. Dengan kemampuan bisnis yang kuat serta dukungan dari berbagai elemen tentunya pariwisata Sumbar bisa berjaya, dan menurutnya bukan tidak mungkin kelak bisa menyaingi Pulau Bali.

Makanya untuk urusan wisata, meskipun IUUKP belum terlalu besar, ia berharap seluruh anggota IUUKP tetap loyal sebagai duta pariwisata dan menjadikan aset wisata bukan lagi sekedar wacana. Namun ia lebih berharap kepada seluruh masyarakat yang berkontribusi sangat besar meningkatkan pariwista Sumbar yang telah lama terpuruk.

Begitulah sosok Dodi yang jago bahasa Inggris, pintar ngeband, berdedikasi tinggi. Sekilas ia seperti mahasiswa kebanyakan, namun siapa sangka banyak hal yang ingin ia retas. Bisnis dan pariwisata kini jadi target pencapaiannya.

Narasi: Sagita Widuri (Singgalang Minggu 24/8/08)

 

Optimistis IUUKP Juli 18, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 11:01 am

Akhirnya, perhelatan Pemilihan Uda Uni Kota Padang 2008 (PUUKP) usai sudah. Sudah terjaring sepuluh pasang uda dan uni yang akan bergabung dalam Ikatan Uda Uni Kota Padang (IUUKP). Sungguh suatu penjaringan yang tidak gampang.

Ada 67 peserta yang mendaftar. Semua peserta membawa kelebihan masing-masing dan mempunyai kualifikasi yang berbeda. Namun, mereka membawa motivasi yang sama. Selain ingin menunjukkan potensi dan memperoleh gelar duta wisata, mereka mempunyai ketertarikan untuk bisa bergabung dalam IUUKP.

Ada berbagaia masukan yang pastinya bermanfaat untuk IUUKP. Sepak terjang ikatan yang berjargon “Jelas Beda !!” ini masih dinilai kurang bergaung. Keberadaan kolom IUUKP di Singgalang Minggu masih belum bisa mengakomodir itu. Bahkan blog www.iuukp.wordpress.com belum dimanfaatkan secara maksimal.

Melihat kemampuan para peserta yang variatif tersebut tentulah akan memberi warna baru bagi IUUKP Jelas Beda. Namun, bagaimanapun para peserta tetap saja harus mengikuti seleksi. Seleksi itu meliputi Pengetahuan Umum, Kepribadian, Bahasa Inggris, Adat dan Budaya, dan Duta Wisata. Hanya mereka yang mampu menunjukkan kelebihan dan potensinyalah yang bisa terpilih menjadi pemenang dalam PUUKP ‘08 dan akhirnya bergabung dalam IUUKP Jelas Beda.

Bergabung di IUUKP adalah nilai lain dalam PUUKP. Terlepas dari rutinitas sebagai tugas seorang duta wisata dari Pemko Padang, atau Dinapar Kota Padang khususnya, IUUKP meminta anggotanya untuk bisa berbuat lebih dalam memberi arti pada gelar yang mereka sandang. IUUKP bukan kumpulan orang bersalempang. Sebagai orang yang sudah dianggap menjadi ikonnya remaja, mereka harus bisa memberi arti pada apa yang mereka peroleh, membuktikan kalau mereka bukan pajangan saja.

IUUKP bukanlah organisasi yang kaya. Tidak ada kucuran dana pada ikatan. Maka menjadi anggota IUUKP menuntut loyalitas lebih untuk membuatnya jadi berarti. Sesungguhnya, mereka yang terpilih dalam PUUKP ‘08, secara sadar harus merasa bertanggung jawab atas apa yang telah mereka peroleh. Bukan menjadikan PUUKP sebagai ajang popularitas dan batu loncatan semata.

Oleh  Yuhendra-IUUKP Jelas Beda!!

 

Masuk IUUKP Adalah Pilihan Juli 18, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 10:55 am

Cukup banyak yang memandang sebelah mata pemilihan uda uni. Melekatkan stereotip kalau itu adalah ajang pemilihan remaja pesolek, mengejar popularitas, menjadi ikon untuk dekat-dekat pejabat, hingga anggapan menghambur-hamburkan uang pemerintah saja. Sah-sah saja, karena ada beberapa di antara para uda uni yang memang melakukan untuk itu.

Ikut PUUKP dan masuk dalam Ikatan Uda Uni Kota Padang (IUUKP) barangkali hal yang beda. IUUKP menyadarkan para anggotanya kalau bersalempang menuntut adanya konsekuensi. Ada kerja di dalamnya. Terlepas dari rutinitas sebagai tugas seorang duta wisata dari Pemko Padang, IUUKP juga meminta anggotanya untuk bisa berbuat lebih di bidang sosial dan kemasyarakatan. Meski bukan kegiatan besar dan fenomenal, selama ini IUUKP telah membuktikan kegiatan itu.

Ibarat hidup yang merupakan pilihan, masuk IUUKP pun adalah sebuah pilihan. Pilihan yang tentunya disadari para peserta sebelum mereka mendaftarkanj diri. Namun PUUKP bukan pilihan untuk mendapatkan popularitas. Kalaupun di antara mereka belakangan populer tak lebih dari buah yang mereka tanam setelah beroleh salempang IUUKP.

Ada filosofi ikatan yang beda diminta IUUKP dalam keanggotaanya. Secara IUUKP adalah organisasi swadaya dari anggotanya, maka menjadi anggota IUUKP menuntut dedikasi lebih. Anggota IUUKP diminta memberi untuk jadi berarti. Para anggota harus sadar kalau ikatan tidak akan hidup tanpa perbuatan tindakan dari pelakunya. Tugas dan dinas hanyalah sebagian kecil. Namun di luar itu, ada agenda sosial dan kemasyarakatan yang diusung IUUKP.
Dari kegiatan-kegiatan kecil itulah rasa persaudaraan dan silaturahmi sesama anggota makin terbina. Dan itu makin mengukuhkan IUUKP sebagai ikatan yang jelas beda. Suatu pemberian yang kecil, namun berarti bagi tiap personal di dalamnya.

Bagaimana tidak, mengakui diri dan mencantumkan keanggotaan IUUKP dalam riwayat hidup secara tidak langsung memberi nilai plus orang-orang di dalamnya. Tidak sedikit di tingkat seleksi karir dan kompetisi prestasi, anggota IUUKP terangkat kualifikasinya. Banyak pula anggota IUUKP yang dianggap dan diiuktsertakan dalam kegiatan berskala nasional dan internasional.

Maka sudah sewajarnya IUUKP menuntut pengorbanan sedikit waktu dan dedikasi dari anggotanya. Toh dedikasi itu pula yang ikut mengangkat citra personal di dalamnya. Masuk IUUKP adalah pilihan. Adalah pilihan pula tidak ikut serta di dalamnya. Dan bagi anggota yang tidak memberi andil di dalamnya, pilihan juga untuk menghapus keanggotaan mereka di dalam biodata mereka.

Oleh Yuhendra-IUUKP Jelas Beda!!

 

Pemilihan Uda Uni Kota Padang ‘08 Segera Digelar Juli 2, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 4:17 am

Momen yang dinantikan para remaja Sumatera Barat untuk ikut ajang Pemilihan Uda Uni Kota Padang (PUUKP) akhirnya datang juga. Ajang itu akan digelar pada 19 Juli 2008. Meskipun penyelenggaraan tahun ini tidak seperti tahun lalu, namun Ikatan Uda Uni Kota Padang (IUUKP) yang dipercaya Dinas Pariwisata Kota Padang sebagai mitra dalam penyelenggaraan akan tetap memberi sentuhan yang berbeda. Sesuai dengan jargonya IUUKP Jelas Beda!!

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan PUUKP dinantikan banyak remaja dan dijadikan sebagai standar ajang serupa. Tidak hanya uda uni terpilih yang mampu mengukir prestasi seteleh dinobatkan sebagai ikon duta wisata, namun para finalis non gelar pun mendapat pencitraan yang baik untuk melangkah pada torehan prestasi mereka selanjutnya.
“Citra IUUKP yang positif selama ini ikut memberi imbas bagi para anggotanya untuk melangkah menoreh prestasi selanjutnya,” kata Endo Refano Uda Kota padang 2005 yang tahun ini terseleksi dari puluhan remaja bergabung di pertukaparan pemuda Kapal Asean 2008.
Endo membeberkan, telah banyak alumni PUUKP yang berhasil dalam karir dan presatasi lainnya. Pengalaman karantina dan pergaulan dengan sesama anggota diyakini akan menambah dan memperkaya wawasan. Meski tahun ini tidak ada proses karantina dan pembekalan, anggota IUUKP lah yang akan mengganti funsi itu.

“Kita akan mendoktrin para uda uni agar lebih paham kualifikasi mereka dan tahu memanfaatkan brain, beauty and behaviour itu,” timpal Rolly, finalis Uda Kota padang 2006.
Pemilihan Uda Uni Kota Padang sudah mulai buka pendaftaran sejak 9 Juni – 7 Juli 2008 di Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Pdg di Jl. Samudra No.1 Padang.
So, come and join IUUKP.

 

Ikuti Pemilihan Uda Uni ‘08 (Part II) Juli 2, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 4:11 am

Assalamualaikum Uda&Uni dan remaja se-Sumatera Barat semua…! Ini saatnya kamu yg muda untuk mengukir prestasi! Kembali sebuah ajang spektakuler digelar sebagai wujud apresiasi & penghargaan bagi generasi muda Kota Padang yg peduli terhadap budaya, adat istiadat & pariwisata Kota Padang.
Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kota Padang bersama Ikatan Uda&Uni Kota Padang (IUUKP)

menyelenggarakan Pemilihan Uda Uni Kota Padang 2008. Kegiatan ini terbuka banget buat umum. Syaratnya, kamu harus mengisi formulir yang telah disediakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang yang ada di Jl. Samudra No.1 Padang.
Keterlibatan IUUKP dalam pemilihan ini karena kepercayaan Dinas Parsenibud terhadap para jebolan dari ajang Pemilihan Uda Uni Kota Padang. Kreatifitas dan eksistensi mereka selama ini membuktikan kalau mereka bisa diandalkan untuk mengusung suatu acara dengan kelas spektakuler. Tidak heran kalau mereka berani mengusung jargon Jelas Beda di belakang nama ikatannya.
Eksistensi IUUKP Jelas Beda sebenarnya tidak hanya seremonial belaka. Sejauh ini mereka telah membuktikan kalau mereka bukan sekedar penanti tamu pemerintahan saja. Mereka aktif di bidang sosial, dan partisipatif dalam kegiatan kepemudaan. Panjang banget kalau mau diurai di kolom ini.
Menjadi bagian keluarga besar IUUKP bisa mengupgrade mutu kamu. Banyak yang bisa diperbuat setelah kamu gabung dalam ikatan tersebut. Akses yang cukup luas ke berbagai pihak akan menjadikan kreatifitas kamu gak mandeg. Dan itu telah dilakoni sebagain besar anggota IUUKP. Gak heran kalo pengalaman mereka pun ada yang kelasnya internasional.
Gak usah berpanjang-panjang, pendaftaranya udah dimulai kok sejak  9 Juni lalu hingga  7 Juli 2008 nanti.  Ada yang bisa dihubungi untuk menanyakan keterangan lebih lanjut yakni Agustina, SH  ( 0812 662 6043 ) dan Didit ( 0815 35 26 6000 ).
So,tunggu apalagi?? Saatnya buat kamu semua unjuk kemampuan dan jadi yg terbaik!
IUUKP Jelas Beda Welcome you to Ikatan Uda&Uni Kota Padang…

by IUUKP Jelas Beda!!

 

Menjelajah Dunia lewat Brosur Wisata Mei 31, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 1:51 pm

Ada kesibukan yang tidak biasa Jumat (30/5) pagi di lobby Hotel Bumiminang. Berbeda dengan kondisi di luar yang mendung, suasana di dalam hotel justru terlihat sibuk. Wajah lobby disulap menyerupai gerbang ajang pameran. Di salah satu sudut ruangan ada pelaminan adat Minangkabau serta alat musik talempong memainkan lagu Minang lama meningkahi kesibukan di sana.  Hari itu, sebuah iven bertaraf internasional bertajuk Sumatera International Travel Fair (SITF) dimulai.

Jamaknya sebuah pameran, ada banyak stand yang disusun di ballroom hotel. Setiap stand menampilkan keunikan masing-masing. Dan kerena SITF adalah kegiatan pariwisata, maka tiap stand menonjolkan keunggulan dan potensi pariwisata suatu negara atau area yang jadi destinasi biro perjalanan dan hotel. Maka, mengelilingi arena SITF di ballroom hotel selama kegiatan yang berlangsung hingga 2 Juni itu menjadi sebuah “adventure” atau perjalanan singkat ke berbagai daerah tujuan wisata.

Sumatera Barat sebagai tuan rumah memberi sentuhan lebih pada tiap standnya. Pernak-pernik bernuansa tradisional Minangkabau mendominasi wajah beberapa stand. Namun, sebuah pameran tentu tidak lengkap tanpa brosur yang menjelaskan eksistensi lembaga dari stand itu sendiri. Alhasil, perjalanan makin lengkap dengan kekayaan informasi dan virtualitas tertulis.

Lihatlah brosur Sumatera Barat yang berbahasa Arab. Tentu tidak mungkin bagi wisatawan lokal yang tidak paham berbahasa Arab mengerti arti dari tulisan itu. Namun dengan berbagai foto yang indah beberapa daerah wisata yang cukup popular, bisa dimaklumi kalau brosur itu menjelaskan fasilitas dan keunggulan wisata lokal. Dan bisa dipastikan kalau brosur itu diperuntukkan bagi wisatawan Timur Tengah.

Lain Sumatera Barat lain pula Negara seremban. Selain desain dan dekorasi stand yang tidak kalah “wow”, mereka juga melengkapi pengetahuan pengunjung pameran dengan brosur-brosur cantik. Beberapa wilayah yang cukup popular sebagai destinasi wisata di negara seremban tersebut sudah pasti ada. Beberapa iven dan kegiatan tradisonal masyarakat Melayu dan yang tidak bisa dilihat langsung oleh masyarakat bisa dibaca dan dilihat dalam brosur-brosur tersebut.

Demikian pula halnya dengan Thailand. Negara yang menjadi salah satu pusat wisata dunia untuk kawasan Asia ini pun tak mau kalah memperkenalkan negaranya dalam brosur. Dengan kertas lux dan ditulis dalam versi bahasa Indonesia, masyarakat seolah dibawa menjelajahi Thailand yang luas itu.  Tidak hanya menggambarkan daerah yang ada di sana, brosur yang diberi judul Panduan wisata ke Thailand itu juga memberi tips dan peta lokasi daerah wisata.

Meski berbeda format dan caranya, tiap brosur itu memberkan nuansa yang bisa membawa pembacanya ikut melanglang ke daerah wisata. Meskipun belum sempat berwisata ke daerah yang dicinta, setidaknya pengunjung pameran dan pembacanya bisa ikut terlena dengan pesona di atas kertas itu.(hendra)