IUUKP, Jelas Beda!!

Just another window of Uda Uni

Hargai dan Cintai Milik Sendiri Agustus 28, 2008

Diarsipkan di bawah: By UUKP '08 — iuukp @ 3:53 am

Sumatera Barat, khususnya kota Padang, merupakan daerah yang kaya akan potensi pariwisata. Potensi itu tergambar secara jelas dalam berbagai aspek seperti: Budaya, keindahan alam, kebiasaan-kebiasaan masyarakat, masakan, dan sebagainya. Sinergi dari faktor-faktor tersebut menciptakan sebuah keindahan unik yang terus mengalami proses penyempurnaan seiring berjalannya waktu. Sumatera Barat. Khususnya kota Padang, memiliki potensi pariwisata yang tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan dearah-daerah lain di Indonesia, seperti: Sulawesi Selatan ataupun Bali.

Namun pada kenyataannya, sektor pariwisata di Kota Padang masih belum mencapai titik pemanfaatan yang optimal. Masih banyak tempat-tempat wisata di kota padang yang terbengkalai dan masih belum mendapat usaha pemasaran dan manajemen yang maksimai. Padahal, jika dilihat dari sudut pandang perekonomian, sektor pariwisata merupakan lahan usaha yang akan terus berkembang dan menjanjikan.

Kurang optimalnya pemanfaatan sektor pariwisata di kota padang, merupakan sebuah permasalahan komplek yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota Padang dan terutama masyarakat kota padang. Saat sekarang ini, banyak masyarakat kota padang yang kurang menghargai kekayaan budaya dan alam mereka sendiri. Piliham berpariwisata di kota padang menjadi pilihan terakhir bagi sebagian besar masyarakat di Kota Padang. Hal ini memberikan pengaruh negatif terhadap sektor pariwisata di kota Padang, dan menjadi salah satu faktor penghambat utama dalam kemajuan sektor pariwisata di Kota Padang.

Untuk menjadikan Kota Padang sebagai salah satu tempat pariwisata unggulan di Indonesia, atau bahkan di Dunia, di butuhkan usaha keras dari berbagai pihak, antara lain: Pemerintah kota, pengelola tempat pariwisata dan tentu saja masyarakat Kota Padang itu sendiri. Jika dilihat dari proporsinya, maka masyarakat kota Padang merupakan bagian terpenting dalam proses pengembangan sektor pariwisata di Kota Padang. Masyarakat kota Padang secara langsung merupakan media pemasaran yang efektif bagi sektor pariwisata kota Padang. Positif WOM (Word-of-Mouth) tentang pariwisata di kota Padang dari masyarakat Kota Padang itu sendiri akan memberikan pengaruh positif yang signifikan dalam perkembangan sektor pariwisata di Kota Padang. Namun hal itu akan tercapai jika masyarakat Kota Padang telah mengenali dan mencintai kekayaan pariwisata mereka sendiri.

Oleh karena itu dalam mengembangkan sektor pariwisata di kota Padang, masyarakat merupakan elemen penting yang tidak dapat diabaikan. Masyarakat kota Padang hams terlebih dahulu mengenali dan mencintai kekayaan alam dan budaya mereka sendiri, dalam usaha meningkatkan sektor pariwisata kota Padang.

Selain itu masyarakat kota Padang juga memiliki andil yang sengat besar dalam kemajuan Pariwisata di kotanya. Kemajuan tersebut tidak akan terwujud jika masyarakatnya tidak memberikan sokongan dalam bentuk keterbukaan untuk menerima pendatang, atau pengertian yang lebih terhadap perbedaan. Selain itu masyarakat kota juga memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjaga imej positif tentang kota Padang.

Masyarakat Kota Padang harus menyadari potensi pariwisata yang mereka miliki. Karena dengan kesadaran itulah pengembangan sektor pariwisata di kota padang dapat dicapai. Sebagai pemilik dari semua potensi itu, masyarakat kota padang berkewajiban untuk menjaga, mencintai, dan memperkenalkannya. Dengan adanya penghargaan tinggi terhadap semua potensi pariwisata kota Padang dari masyarakatnya, maka masyarakat dari daerah,atau bahkan dari negara lain pun akan mulai tertarik untuk menjadikan Kota Padang sebagai salah satu daerah tujuan utama dalam aktifitas pariwisata mereka.

Untuk mencapai perkembangan dalam sektor pariwisata, kesadaran dan kesediaan berbagai pihak sangat dibutuhkan. Pengembangan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota saja, melainkan juga tanggung jawab semua masyarakat kota Padang. Penghargaan dan kesadaran masyarakat terhadap potensi pariwisata kota Padang secara signifikan akan menimbulkan daya tarik tersendiri bagi pihak-pihak lain yang belum mengenalinya. Maka untuk menjadikan Kota Padang sebagai salah satu tujuan pariwisata utama di Indonesia dan dunia, masyarakat kota padang harus terlebih dahulu mengenali dan menghargai milik mereka sendiri, yaitu Kota Padang tercinta.

Oleh : Dwi Ravu Savitri-IUUKP Jelas Beda!!

 

Dody: Semangat Berani Beda Agustus 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 4:20 am

Pekan lalu, Ikatan Uda Uni Kota Padang (IUUKP) berganti kepengurusan. Tak ubahnya dengan pemilihan kepala daerah yang lagi banjir calon pemimpin muda, IUUKP pun kini dipimpin oleh generasi muda. Muda, bersemangat serta berkepribadian kuat, itulah sosok ketua baru IUUKP.

Akhmad Dody Setiawan, atau yang akrab disapa Dodi kini resmi menjadi Ketua IUUKP yang baru. Dalam soal pariwisata, mahasiswa Akuntansi Unand angkatan 2004 itu kini kian getol berkreativitas demi menjadikan IUUKP sebuah organisasi yang tidak saja berperan penting terhadap peningkatan kepariwisataan Sumbar, tapi juga sebuah organisasi yang nantinya mampu bernilai guna bagi masyarakat luas. “Jargon “Jelas Beda!!” selama ini akan terus kita pertahankan sekaligus mengukuhkan eksistensi di tengah masyarakat,” kata Uda Runner Up II, 2006 itu.

Ya, itulah semangat yang ingin terus ditingkatkan putra pasangan Apriwal Gusti, dosen Fakultas Hukum Unand dan Machdaerni, Bidan RSUP M.Djamil Padang itu.
“Sumbar memiliki aset wisata yang sangat potensial, hanya saja sejauh ini masih terkendala promosi dan minimnya pemeliharaan serta rendahnya kepedulian dari masyarakat sendiri,” ujarnya. Dodi yang pernah menduduki posisi Eksternal Relationship Manager of AIESEC Local Committee Andalas University itu juga menginginkan IUUKP sebagai organisasi pendukung seluruh program pariwisata, dari pemerintah maupun swasta.

Mantan aktivis OSIS tersebut kini tidak saja berkutat dengan perkuliahan, ia telah menjajal banyak organisasi. Saat ini pun ia aktif sebagai Region Coordinator Ariwiguna Assosiates untuk wilayah Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau. Sempat ngeband dan menjadi penyiar radio mematangkan pengalaman hidup seorang Akhmad Dody Setiawan.

Usai kuliah nanti, cowok kelahiran 30 Oktober 22 tahun silam itu, ingin menjadi businessman, ya mengingat konsentrasi pendidikan yang ia tempuh. Namun sebagai sosok yang juga berkecimpung di dunia kepariwisataan, Dodi ingin menciptakan suatu usaha yang selain mendatangkan keuntungan secara pribadi namun juga berfaedah bagi daerah dan tentunya mengandung nilai sosial. Karena menurutnya suatu hal kecil bisa menjadi spekatakulaer jika dimanage dengan baik dan tentunya dijalankan oleh orang yang kompeten. Dengan kemampuan bisnis yang kuat serta dukungan dari berbagai elemen tentunya pariwisata Sumbar bisa berjaya, dan menurutnya bukan tidak mungkin kelak bisa menyaingi Pulau Bali.

Makanya untuk urusan wisata, meskipun IUUKP belum terlalu besar, ia berharap seluruh anggota IUUKP tetap loyal sebagai duta pariwisata dan menjadikan aset wisata bukan lagi sekedar wacana. Namun ia lebih berharap kepada seluruh masyarakat yang berkontribusi sangat besar meningkatkan pariwista Sumbar yang telah lama terpuruk.

Begitulah sosok Dodi yang jago bahasa Inggris, pintar ngeband, berdedikasi tinggi. Sekilas ia seperti mahasiswa kebanyakan, namun siapa sangka banyak hal yang ingin ia retas. Bisnis dan pariwisata kini jadi target pencapaiannya.

Narasi: Sagita Widuri (Singgalang Minggu 24/8/08)

 

IUUKP Adakan Aksi Bersih Pantai Padang Agustus 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Aktivitas — iuukp @ 4:12 am

Sebagai wujud semangat Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-63 dan memperingati 339 tahun Kota Padang, Ikatan Uda Uni Kota Padang (IUUKP) mengadakan kegiatan “Aksi Bersih Pantai Padang”, Senin (18/8) lalu. Kegiatan tersebut dimotori para duta wisata Kota Padang angkatan 2008.

”Ini sebagai langkah awal kita sebagai duta wisata Kota padang 2008, dan tentunya ingin membuktikan bahwa kita tidak melulu sebagai penyambut tamu,” kata Iyan, duta wisata 2008.

Kegiatan bersih pantai dimulai dari Kantor Dinas Pariwisata Kota Padang. Meski sering dicap sebagai duta penanti tamu, namun dalam kegiatan itu para anggota IUUKP bersemangat dan antusias mewujudkan Pantai Padang yang bersih.

Kegiatan yang berlangsung satu hari itu diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat Kota Padang dan pengunjung Pantai Padang untuk lebih peduli akan kebersihan Pantai Padang. ”Ini juga sebagai bentuk kepedulian IUUKP terhadap efek Global Warming, dengan cara memungut dan memisahkan antara sampah organik dan anorganik,” kata Ketua IUUKP yang baru saja terpilih, Akhmad Dody Setiawan.

Kegiatan pertama paska pemilihan Uda Uni Kota Padang tahun 2008 serta kepengurusan baru Ikatan yang berjargon ”Jelas Beda!!” masa bakti 2008/2009 itu didukung oleh Produgen, dengan membagikan souvenir-souvenir dari Produgen kepada para pengunjung Pantai Padang.

 

Ceria nan Fitri di Plaza Andalas Agustus 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Aktivitas — iuukp @ 3:27 am

Masih di Bulan Suci Ramadhan 2007, IUUKP menindak-lanjuti kegiatan amal santunan ke Panti Asuhan Anak Mentawai. Kali ini kegiatan IUUKP dilirik Plaza Andalas (PA) Padang. PA sepakat membantu kegiatan tersebut dan ikut menyalurkan bantuan dengan kondisi, IUUKP harus menyelenggarakan kegiatan selama dua minggu di PA.

Ada serangkaian acara tentunya. Sebagai berikut nih:

1. Lomba Asmaul Husna. Kegiatan ini mencerminkan IUUKP juga peduli dengan kegiatan rohani, malah menyejukkan hati para shoppers dengan lantunan Asmaul Husna

2. Lomba Fashion Busana Muslim. Rohani lagi kan, meski ada unsur entertainmentnya.

3. Pertunjukkan Saluang jo Bansi. Ini sejarah baru kalo cuma IUUKP yang bisa menghadirkan pertunjukan seni tradisional di sebuah pusat pertokoan di Padang.

Keuntungan dari acara ini lumayan gede. Pihak PA malah tergerak membantu pembangunan lantai panti asuhan tersebut.

Oya, masih banyak dokumen yang belum lengkap nih, seremonial penyerahan bantuan (masih ama Mikes dan pihak PA), trus pas lomba Asmaul Husna dan lomba fashion.  Foto ini hanya sebagian kecil dari rangkaian kegiatan itu..

Check some pics out!

 

 

 

 

 

 

                                                                             

                                                                                             

 

 

                                                                 

 

Jualan Pabukoan Ramadhan 2007 Agustus 25, 2008

Diarsipkan di bawah: Aktivitas — iuukp @ 2:51 am

Ini loh salah satu bukti kalo masuk IUUKP adalah pilihan. Dan pilihan itu menginspirasi kita berjualan pabukoan di JL. Patimura Padang, gak pakai salempang, gak bersembunyi di balik nama pejabat. Keuntungan dari hasil pabukoan ini 100 persen untuk disumbangkan ke Panti Asuhan Anak Mentawai Padang… Pilihan untuk aksi kepedulian sosial kita

foto-fotonya? Please check these ones out:

 

 

 

 

 

 

                                                                                              

                                                                     

 

 

 

 

 

 

  Ini cuma sebagain dokumentasi yang sempat IUUKP selamatkan. Sayang sekali ya, padahal kegiatan ini pernah diliput oleh Trans TV juga.  Jelas Beda-nya!!