IUUKP, Jelas Beda!!

Just another window of Uda Uni

Menjelajah Dunia lewat Brosur Wisata Mei 31, 2008

Diarsipkan di bawah: Tulisan Lepas — iuukp @ 1:51 pm

Ada kesibukan yang tidak biasa Jumat (30/5) pagi di lobby Hotel Bumiminang. Berbeda dengan kondisi di luar yang mendung, suasana di dalam hotel justru terlihat sibuk. Wajah lobby disulap menyerupai gerbang ajang pameran. Di salah satu sudut ruangan ada pelaminan adat Minangkabau serta alat musik talempong memainkan lagu Minang lama meningkahi kesibukan di sana.  Hari itu, sebuah iven bertaraf internasional bertajuk Sumatera International Travel Fair (SITF) dimulai.

Jamaknya sebuah pameran, ada banyak stand yang disusun di ballroom hotel. Setiap stand menampilkan keunikan masing-masing. Dan kerena SITF adalah kegiatan pariwisata, maka tiap stand menonjolkan keunggulan dan potensi pariwisata suatu negara atau area yang jadi destinasi biro perjalanan dan hotel. Maka, mengelilingi arena SITF di ballroom hotel selama kegiatan yang berlangsung hingga 2 Juni itu menjadi sebuah “adventure” atau perjalanan singkat ke berbagai daerah tujuan wisata.

Sumatera Barat sebagai tuan rumah memberi sentuhan lebih pada tiap standnya. Pernak-pernik bernuansa tradisional Minangkabau mendominasi wajah beberapa stand. Namun, sebuah pameran tentu tidak lengkap tanpa brosur yang menjelaskan eksistensi lembaga dari stand itu sendiri. Alhasil, perjalanan makin lengkap dengan kekayaan informasi dan virtualitas tertulis.

Lihatlah brosur Sumatera Barat yang berbahasa Arab. Tentu tidak mungkin bagi wisatawan lokal yang tidak paham berbahasa Arab mengerti arti dari tulisan itu. Namun dengan berbagai foto yang indah beberapa daerah wisata yang cukup popular, bisa dimaklumi kalau brosur itu menjelaskan fasilitas dan keunggulan wisata lokal. Dan bisa dipastikan kalau brosur itu diperuntukkan bagi wisatawan Timur Tengah.

Lain Sumatera Barat lain pula Negara seremban. Selain desain dan dekorasi stand yang tidak kalah “wow”, mereka juga melengkapi pengetahuan pengunjung pameran dengan brosur-brosur cantik. Beberapa wilayah yang cukup popular sebagai destinasi wisata di negara seremban tersebut sudah pasti ada. Beberapa iven dan kegiatan tradisonal masyarakat Melayu dan yang tidak bisa dilihat langsung oleh masyarakat bisa dibaca dan dilihat dalam brosur-brosur tersebut.

Demikian pula halnya dengan Thailand. Negara yang menjadi salah satu pusat wisata dunia untuk kawasan Asia ini pun tak mau kalah memperkenalkan negaranya dalam brosur. Dengan kertas lux dan ditulis dalam versi bahasa Indonesia, masyarakat seolah dibawa menjelajahi Thailand yang luas itu.  Tidak hanya menggambarkan daerah yang ada di sana, brosur yang diberi judul Panduan wisata ke Thailand itu juga memberi tips dan peta lokasi daerah wisata.

Meski berbeda format dan caranya, tiap brosur itu memberkan nuansa yang bisa membawa pembacanya ikut melanglang ke daerah wisata. Meskipun belum sempat berwisata ke daerah yang dicinta, setidaknya pengunjung pameran dan pembacanya bisa ikut terlena dengan pesona di atas kertas itu.(hendra)

 

Leave a Reply