PENGANAN murah meriah, sekaligus sehat dan bebas kolesterol, salah satunya, agaknya, adalah lotek.Dikatakan murah meriah karena harganya yang relatif terjangkau oleh kantong siapa saja. Sekitar Rp.2500,- sampai Rp. 5000,- seporsi lotek sudah bisa dibawa pulang. Disebut sehat, karena bahan bakunya terdiri dari bermacam sayuran. Dikategorikan bebas kolesterol karena memang tak terdapat unsur lemak jenuh di dalamnya, selain hanya lemak nabati yang terdapat pada kacang tanah sebagai bahan kuahnya.
Belum diketahui secara pasti dari daerah mana penganan lotek ini berasal. Namun diduga lotek berasal dari daerah pulau Jawa sana, karena bahannya mirip bahan pecal. Lotek dengan pecal memang mirip. Perbedaannya hanya pada bahan sayurannya. Bahan pecal terdiri dari sayuran seperti, kangkung, lobak, kacang panjang, jantung pisang, adakalanya mie kuning, dan lain lain. Sedangkan lotek terdiri dari mie kuning, lobak, ketimun, tahu, kentang, dan lain-lain.
Penjual lotek banyak tersebar di mana-mana. Karena itu penganan ini mudah dijumpai di mana saja. Di kota Padang, ada banyak penjual lotek yang cukup terkenal, lantaran rasa dan aroma loteknya yang khas dan mengundang selera. Seperti lotek Depan Puskud di daerah Ulakkarang, misalnya. Terus, ada lagi Lotek 18 A di bilangan jalan raya Siteba, atau lotek Keneang di daerah Pagang Luar, dan banyak lagi tempat makan lotek enak lainnya.
Membuat penganan lotek taklah terlalu sukar. Anda cukup menyediakan beberapa macam bahan utama, seperti mie kuning, kentang, lobak, ketimun, tahu, kerupuk merah, dan kacangtanah sebagai bahan kuahnya. Selain itu ada juga bahan lain, seperti bawang putih, cabe rawit, asam kesturi dan garam.
Cara membuatnya, cabe rawit, bawang putih, garam dihaluskan bersama kacangtanah. Lalu diberi air secukupnya. Setelah dirasa pas, masukkan bahan utama tadi, ketimun, lobak, kentang, tahu, mi kuning yang sudah diiris/dipotong sesuai selera. Bahan utama lalu digelimangkan ke kuah kacang tadi. Setelah tercampur rata, lotek sudah siap disajikan dengan terlebih dahulu ditambahkan kerupuk merah dan bawang goreng. Lotek pun siap untuk disantap.
Narasi dan foto Charlie Ch. Legi (Koran Singgalang Minggu)
DIarsipkan di bawah: Icip-icip
Sehat dan bebas kolesterol?
Sebagai orang Minang, saya rasa mesti dubuktikan dulu dengan uji lab. Atas dasar itu, baru kita yakin. Itu pun tergantung dari siapa yang bikin adonannya.
Salam.