IUUKP, Jelas Beda!!

Just another window of Uda Uni

3 Hal Fundamental November 13, 2007

Diarsipkan di bawah: IUUKP About Teens — iuukp @ 2:57 am

puspa.jpgAda korelasi antara 3 hal yang fundamental bagi kemajuan bangsa; pedoman, arah dan adat. Pedoman adalah segala petunjuk bagi
seseorang dalam bertindak. Arah adalah suatu titik fokus menuju tujuan, sedangkan adat adalah segala sesuatu hasil penuangan fikiran manusia berupa peraturan dan pola hidup.

Di Minang, sebagai muslim, pedoman kita adalah Al Quran dan hadis dengan arah untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Adat yang kita pakai tentunya Minangkabau; adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

Mengenai kemajuan bangsa berarti mengenai pemuda, sebagai bibit unggul untuk meneruskan kepemimpinan dan peran yang ada saat ini. Cuma, keberadaan tiga hal fundamental itu terhadap perkembangan generasi muda juga ada masalah yang penting untuk diselesaikan. Masalahnya, sebagian pemuda saat ini memiliki sedikit pemahaman terhadap tiga hal penting di atas.

Fenomena yang mendukung pernyataan itu diantaranya:
1. Budaya Minang dianggap tak lebih hebat dari budaya lain.
2. Remaja cenderung meniru budaya lain.
3. Kurangnya kebanggan sebagai generasi Minang.

Pangkal dari persoalan itu yaitu ketidak-pahaman para pemuda terhadap budaya sendiri. Untuk itu, ada beberapa solusi yang kiranya bisa membantu mengatasi persoalan tersebut.
1. Fokus terhadap pendidikan agama dan adat. Di masa ketidaklabilan remaja, mereka senantiasa dibimbing dan diajarkan tentang agama dan adat. Dengan demikian mereka tidak hanya cerdas tapi juga memiliki imtaq berkualitas dalam menghadapi tantangan global.
2. Mengadakan kegiatan seni dan adat secara berkala, sehingga menimbulkan kecintaan bagi siapa saja.

Dalam hal ini diharapkan peran serta para stake holder; pemerintah, alim ulama, pendidik, swasta dan orang tua untuk menggiatkan solusi tersebut.

Dalam hal ini bukan Minangkabau yang dikatakan punah, melainkan masyarakat yang cenderung lengah. Adat tidak pernah punah dimakan zaman, cuma adat harus selalu berdiri kokoh sebagai citra yang memiliki nilai di tengah masyarakat. Agama dan adat bisa dijadikan sebagai benteng menghadapi perkembangan dan perubahan zaman.

By: Puspa-IUUKP Jelas Beda!!

 

5 Responses to “3 Hal Fundamental”

  1. aldo Says:

    apa peran aktif dari uda uni kota padang telah maksimal….
    apa bukan sekedar pemilihan yang tak punya kualitas…???

    trimSSS….

    • iuukp Says:

      berbicara peranan dalam parameter maksimum,tentu saja proses menjadi jawabannya…….artinya bahwa ikatan uda uni kota padang sebagai wadah para duta wisata kota padang,selalu mengeksplorasi peranan, tidak hanya dalam lingkup program di bawah dinbudpar, akan tetapi juga diluar skop area program tsb…..IUUKP melaksanakan packaging activities dalam koridor pariwisata, seperti salah satunya merangkul organisasi mahasiswa internasional dimana iuukp sebagai introductory and guide agent ttg pariwisata kota padang, tampil sebagai pembicara dalam seminar2 yang mengusung tema anak muda…pun tak luput kegiatan2 bertemakan sosial dijalankan….sehingga pandangan bahwa pemilihan ini tidak punya kualitas…terbantahkan!!…karena untuk berada dalam proses seperti yang tertera diatas membutuhkan anak2 muda yang mempunyai kompetensi yang tidak bisa di pandang sebelah mata…..

      terima kasih…

  2. aldo Says:

    yang saya lihat 20 besar finalis yang menonjol hanyalah tampang ( face ) tapi brain yang saya liat dari teman2 yang ikut g terlalu menonjol malah bisa dikatakan standard2 aja…
    bagaimana tanggapanya dengan uda_uni yang berparas tampan ataupun cantik yang hanya menedepankan face( beUty)

    • iuukp Says:

      balik lagi anda hanya melihat dengan teropong jarak jauh…..hanya secuil yang anda tau tentang kompetensi yang dimiliki anggota IUUKP….anda boleh bertandang dan membuktikan sendiri bahwa anggota IUUKP bukan hanya mengandalkan penampilan fisik tanpa diikuti kompetensi yang menunjang…..tidak segan dan takut kami membuktikan kepada anda…dan anda silahkan membandingkan dengan kualitas kompetensi duta wisata daerah lain,mana yang lebih unggul dan bernas…………ada ungkapan mengatakan….kami ndak sombong, manapuak dado iyo…..silahkan anda anologikan implicit meaning tersebut…..

      terima kasih…

  3. aldo Says:

    terima kasih atas tanggapanya…


Leave a Reply